Posts

Konsultasi Indeksasi Internasional Jurnal Ekonomi

INDEKSASI JURNAL INTERNASIONAL menjadi hal yang penting bagi para pengelola jurnal. Jurnal yang terindeks oleh pengindeks internasional akan meningkatkan reputasi sekaligus menandakan bahwa jurnal tersebut memiliki kualitas baik. Selain itu, jurnal terindeks internasional akan dikenal oleh penulis dari internasional sebagai jurnal internasional bereputasi baik. Indeksasi jurnal merupakan salah satu hal penting bagi pengelola jurnal ekonomi. Suatu jurnal yang terindeks oleh lembaga pengindeks ternama seperti SCOPUS, Web of Science, SINTA (Ristekbrin) selain meningkatkan reputasi juga menandakan kualitas jurnalnya. Lembaga pengindeks international yang paling dikenal sebagai berikut SCOPUS, Google Scholar, DOAJ, EBSCO, CrossRef/DOI;PubMed; SCOPUS; Thomson Reuters, etc. dan lainnya, khususnya indeksasi jurnal ekonomi ada lembaga pengindeks RePEc: Research Papers in Economics. Beberapa keuntungan indeksasi di jurnal internasional yang bisa dijabarkan sebagai berikut.

Indeksasi jurnal untuk peningkatan aspek ekonomi

Dampak dari jurnal Anda dikenal oleh penulis dari internasional adalah semakin banyaknya artikel yang masuk di jurnal Anda. Anda dapat memilih kualitas artikel yang masuk ke dalam scope yang telah ditetapkan. Sebagai dampaknya Anda bisa saja mematok biaya penerbitan jurnal lebih banyak dari yang sebelumnya. Ini bisa meningkatkan kemakmuran kepada sisi pengelola.

Peningkatan dalam aspek psikologis

Jurnal yang terindeks sebagai jurnal internasional yang baik akan memberikan kesan positif kepada pembaca. Di samping jurnal Anda dikenal sebagai jurnal bereputasi internasional dipandang dari sisi penulis, pembaca juga akan banyak melakukan sitasi terhadap artikel-artikel di jurnal Anda. Ini dapat memberikan reputasi baik terhadap jurnal Anda bahwa pengelolaannya memang sesuai dengan pilihan editor.

Keuntungan indeksasi jurnal dalam aspek praktikal

Para penulis jurnal biasanya mencari identitas jurnal melalui pengindeks jurnal internasional. Semakin banyak Anda mengindekskan jurnal Anda ke banyak pengindeks internasional, semakin dikenal juga jurnal Anda oleh penulis internasional. Ini dapat memperbanyak artikel yang submit untuk dapat diterbitkan di jurnal Anda. Ini juga dapat meningkatkan kualitas paper di jurnal Anda. Bagaimana tidak, artikel yang masuk semakin banyak, semakin naik juga kualitas dari pilihan paper yang akan diterbitkan.

 

 

Strategi Indeksasi Jurnal Internasional

Indeks adalah alat, terutama digunakan online atau dalam dunia Internet, yang digunakan oleh para peneliti dan pustakawan untuk menemukan konten ilmiah. Beberapa indeks menyediakan daftar judul jurnal, beserta link dan kategorisasi subjek. Direktori Open Access Jurnal (DOAJ) adalah salah satu dari daftar jurnal yang paling terkenal. indeks umum yang berguna untuk orang-orang yang melakukan pencarian luas untuk konten penelitian yang dicari. Indeks lain melangkah lebih jauh, dan tidak hanya mencakup daftar judul, tetapi juga memungkinkan untuk mencari artikel individu. Indeks digunakan untuk pencarian yang lebih tepat, sering didasarkan pada kata kunci atau istilah subjek. Web of Science (WOS) adalah contoh yang baik dari layanan pengindeksan utama.

Strategi khusus yang diperlukan untuk Indeksasi Jurnal Internasional

  • Kualitas artikel ilmiah, ikuti rambu-rambu Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional; berbahasa Inggris
  • Ikuti platform jurnal-jurnal internasional yang terkenal, baik dari segi tampilan, pengelolaan,layout artikel, dan sistem editorialnya, misalnya: Elsevier, Springerlink, Taylor & Francis, Wiley Interscience, American Chemical Society
  • Berbasis online/elektronik seperti jurnal internasional pada umumnya
  • Abstrak sebaiknya dilengkapi dengan : graphical abstract, dan highlighted sentences (limited words count)
  • Indeksasi jurnal: google scholar, DOAJ, EBSCO, Chemical Abstract Services, GetCited, Mendeley, Worldcat, Engineering Village, Compendex, Embase, Reaxys, SCOPUS, Sciru, Ulrichweb Periodicals, PubMed, CrossRef, Thomson Reuters
  • Geographical Diversity in Reviewer dan Editorial Board include 5 continentals. Pernah publikasi di Scopus dan sudah memiliki h-indeks di Scopus. Tampilkan h-index Scopus di website jurnal tersebut.
  • Jurnal online paling tidak berisi informasi nama jurnal (long format dan abbreviation). harus baku
  • Volume dan nomor mengikuti platform jurnal internasional
  • Setiap artikel mempunyai alamat URL yang unik. Contoh : Digital Object Identifier
  • Halaman abstrak berisi : kapan manuscript disubmit, direvisi, dan diterima untuk dipublikasi
  • Halaman abstrak sebaiknya juga berisi how to cite artikel
  • Bisa juga jurnal menerapkan Regional Managing Editor untuk region tertentu, bisa benua atau wilayah. Example: Asia-Pacific; America; Africa and Europe
  • Geographical Diversity in Authors: include 5 continentals . Call for Paper Authors di SCOPUS atau SCIENCEDIRECT
  • Implementasikan sepenuhnya Sistem Manajemen E-journal dengan online (suggested to use Open Journal System):
    –Online submission of manuscript
    –Online review
    –Online tracking of manuscript by Author
    –Online Editorial works
    –Online Layout Editing and copyediting
    –Online proof-reading
    –Online publishing (Volume, Issue/No, Year, InPress)

Adapun URUTAN INDEKSASI JURNAL INTERNASIONAL

  1. Portal Garuda DIKTI atau Indonesian Publication Index id.portalgaruda.org
  2. Google Scholar Impact Factor (h-index, i10-index, Citation analysis) scholar.google.com
  3. Directory of Open Access Journal (DOAJ) www.doaj.org
  4. Elsevier Products: SCOPUS  Impact Factor (SNIP, SJR) www.elsevier.com dan www.scopus.com
  5. Thomson Reuters http://thomsonreuters.com/en.html