Strategi Indeksasi Jurnal Internasional

Indeks adalah alat, terutama digunakan online atau dalam dunia Internet, yang digunakan oleh para peneliti dan pustakawan untuk menemukan konten ilmiah. Beberapa indeks menyediakan daftar judul jurnal, beserta link dan kategorisasi subjek. Direktori Open Access Jurnal (DOAJ) adalah salah satu dari daftar jurnal yang paling terkenal. indeks umum yang berguna untuk orang-orang yang melakukan pencarian luas untuk konten penelitian yang dicari. Indeks lain melangkah lebih jauh, dan tidak hanya mencakup daftar judul, tetapi juga memungkinkan untuk mencari artikel individu. Indeks digunakan untuk pencarian yang lebih tepat, sering didasarkan pada kata kunci atau istilah subjek. Web of Science (WOS) adalah contoh yang baik dari layanan pengindeksan utama.

Strategi khusus yang diperlukan untuk Indeksasi Jurnal Internasional

  • Kualitas artikel ilmiah, ikuti rambu-rambu Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional; berbahasa Inggris
  • Ikuti platform jurnal-jurnal internasional yang terkenal, baik dari segi tampilan, pengelolaan,layout artikel, dan sistem editorialnya, misalnya: Elsevier, Springerlink, Taylor & Francis, Wiley Interscience, American Chemical Society
  • Berbasis online/elektronik seperti jurnal internasional pada umumnya
  • Abstrak sebaiknya dilengkapi dengan : graphical abstract, dan highlighted sentences (limited words count)
  • Indeksasi jurnal: google scholar, DOAJ, EBSCO, Chemical Abstract Services, GetCited, Mendeley, Worldcat, Engineering Village, Compendex, Embase, Reaxys, SCOPUS, Sciru, Ulrichweb Periodicals, PubMed, CrossRef, Thomson Reuters
  • Geographical Diversity in Reviewer dan Editorial Board include 5 continentals. Pernah publikasi di Scopus dan sudah memiliki h-indeks di Scopus. Tampilkan h-index Scopus di website jurnal tersebut.
  • Jurnal online paling tidak berisi informasi nama jurnal (long format dan abbreviation). harus baku
  • Volume dan nomor mengikuti platform jurnal internasional
  • Setiap artikel mempunyai alamat URL yang unik. Contoh : Digital Object Identifier
  • Halaman abstrak berisi : kapan manuscript disubmit, direvisi, dan diterima untuk dipublikasi
  • Halaman abstrak sebaiknya juga berisi how to cite artikel
  • Bisa juga jurnal menerapkan Regional Managing Editor untuk region tertentu, bisa benua atau wilayah. Example: Asia-Pacific; America; Africa and Europe
  • Geographical Diversity in Authors: include 5 continentals . Call for Paper Authors di SCOPUS atau SCIENCEDIRECT
  • Implementasikan sepenuhnya Sistem Manajemen E-journal dengan online (suggested to use Open Journal System):
    –Online submission of manuscript
    –Online review
    –Online tracking of manuscript by Author
    –Online Editorial works
    –Online Layout Editing and copyediting
    –Online proof-reading
    –Online publishing (Volume, Issue/No, Year, InPress)

Adapun URUTAN INDEKSASI JURNAL INTERNASIONAL

  1. Portal Garuda DIKTI atau Indonesian Publication Index id.portalgaruda.org
  2. Google Scholar Impact Factor (h-index, i10-index, Citation analysis) scholar.google.com
  3. Directory of Open Access Journal (DOAJ) www.doaj.org
  4. Elsevier Products: SCOPUS  Impact Factor (SNIP, SJR) www.elsevier.com dan www.scopus.com
  5. Thomson Reuters http://thomsonreuters.com/en.html

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *